-->

Nekat Berujung Sesat | Part 5


Delya menatap ku dengan penuh kebencian dimata nya,memang mata tidak bisa berbohong walau mulut nya tersenyum.

Pelantikan osis berjalan dengan baik sesudah kejadian itu.aku hanya berfikir positif.

Jam 00.00 aku terbangun entah mengapa aku ingin ke luar.aku berjalan keluar meninggal kan teman sekamar ku.

"Jeduar" kilat menyambar angin kencang diluar malam terasa begitu dingin.

"Bodoh kenapa sih aku keluar?" tanya ku dalam hati.

Saat aku ingin kembali ke kamar tiba tiba.

"Ehh bina ngapain di luar?"

"....."

"Ehh bin lo kenapa sih muka lo pucet dan gue kepo kenapa lo diem ajah?"tanya ku menghujani bina.tapi jawaban bina tetap sama

Bina berbalik berjalan ke arah gudang yang sudah lama tidak digunakan kata nya sih "angker". Lah bodo amat ahh,aku berlari mengejar bina yang semakin hilang dari pandangan ku.

"bin lo kemana"namun tidak ada jawaban.

Kabut menutupi.

"Eh loh kok ada kabut di sekolah"tanya ku heran

"Eng bin lo dimana gue takut"lirih ku

Tiba tiba aku berada di depan pohon beringin tempat aku kejedor kata nya.

" raa..."suara samar samar tapi aku berhasil mendengar nya.

"Binaa.." ucap ku gemetar

Saat aku melihat kebelakang tiba tiba muncul sesosok laki laki membawa sebuah golok ditangan nya.sontak aku berteriak.

"Ahhhh"

"Woi woi ra lo kenapa"

"Bii..na" ucap ku terbata bata

"Apa"

"Huwee bina gue takut binn hiks hiks"

"Lah,kok nangis,jangan janagan mimpi buruk lagi yah" tebakan bina 100% benar.

"Iyah hiks"

"Udah ahh jangan nangis mending lo mandi siap siap lalu pulang" tutur bina

Akhir nya setelah semua pekerjaan melelahkan itu kita pulang.

"Bin pulang nya naik apa?"

"Angkot lah" jawabnya singkat

"Ehh tuh angkot nya,tapi kok serem yak?" tanya ku

"Tapi dari pada lama dan yah gue denger jam 9 ke atas ga ada angkot lagi"

"Yaudah lah"

Setelah masuk angkot itu tiba tiba hawa nya tidak enak bau angkot nya busuk.

"Bin keluar ajah yuk gak enak bau nya" ajak ku pada bina

"Engga ah km ajah keluar sendiri"

Akhirnya aku ngikut bina.para penumpang nya terlihat menyeram kan wajah nya pucat.sangat seram..

Baca Part 6 disini

Pengarang Cerita : Hasna Tri Arfiyanti
Facebook : Hasna Tri Arfiyanti

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Nekat Berujung Sesat | Part 5"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

;