Gadis Desa | Hutan Rimba | Part 9 | Kehancuran
Malam pun berselang, Laura pun berjalan untuk kembali ke rumah itu dibantu Selina untuk menyalamatkan kedua anak kecil itu. Namun setelah cukup jauh berjalan mereka tidak menemukkan siapa-siapa lagi dibangunan itu, hanya ada mayat-mayat saja yang telah berserangkan dimana-mana. Melihat tempat itu telah kosong Laura pun meminta Selina menunjukkan jalan ke desanya.
Namun saat mereka hampir sampai di desa tersebut tiba-tiba saja terdengar suara teriakan dari arah desanya, Laura pun langsung berlari ke arah sumber suara itu namun yang ia lihat hanyalah pembantaian dimana-mana oleh para petugas bersenjata api dan saat itu pula ia melihat kedua orang tuanya dibunuh didepan matanya sendiri. Laura yang melihat hal itu langsung emosi dan meminta bantuan Selina untuk membantai mereka semua dan disaat itu pula lah api membakar tubuh Laura sampai membuatnya benar-benar berubah menjadi monster bermata putih, bertangan 4 dan berkuku panjang yang tidak lain adalah wujud asli dari Selina.
Pesuruh dokter yang melihat hal itu langsung menembakinya, namun Selina langsung menghilang dan muncul dibelakang mereka dan membantai mereka satu persatu, tanpa ampun ia mencabut kepala mereka, mencabik-cabik badan mereka dan menusuk mereka berkali-kali dengan kukunya yang panjang yang kuat lagi tajam itu.
Setelah selesai membantai mereka semua Laura pun kembali berubah menjadi normal dan langsung menghampri mayat kedua orang tuanya yang telah terbaring ditanah itu, ia pun memutuskan untuk mengubur mereka seorang diri, setelah selesai menguburkan mereka ia pun mencoba untuk mencari adiknya itu.
Namun semenjak kejadian itu pikirannya selalu saja dibayang-bayangi dengan perasaan bersalah, depresi, dan tertekan kerena tidak berhasil menyelamatkan kedua orang tuanya itu. Sampai akhirnya ia sampai disebuah jurang yang sangat tinggi dan juga ada aliran air yang sangat deras dibawahnya, tanpa pikir panjang ia pun langsung melompat dari ketinggian untuk bunuh diri.
Namun Selina yang mengetahui hal itu langsung mengambil alih tubuh Laura untuk menyelamatkannya. Meskipun akhirnya ia tercebur ke aliran sungai itu, namun ia bisa dengan mudah menyebrang ke pinggiran menggunakan sebuah batang pohong yang tumbang diantara aliran sungai itu.
Setelah berjalan ke pinggir sungi menggukan batang pohon yang roboh itu Selina pun memutuskan untuk mengambil alih tubuh Laura dan mencari Marselu dan membunuhnya.
Namun setelah 5 hari ia mencarinya ia tidak menemukan hasil apa-apa yang ada hanya orang-orang yang sudah berubah menjadi Hauted dimana-mana, Selina yang masih menggunakan tubuh Laura itu pun memutuskan untuk menunggu kedatangan dokter itu didalam bangun itu karena ia yakin kalo dokter itu pasti akan kembali lagi ke tempat ini.
Hari berganti hari, minggu berganti minggu Selina pun merasakan adanya banyak kehadiran orang asing namun diantara orang-orang itu ia merasakan 1 hawa yang tidak asing baginya, ia pun memutuskan untuk menunggu kedatangan dokter itu kembali kemari.
Baca Part 10 disini
Pengarang Cerita : Altaïr Ibn La-Ahad
Facebook : Altaïr Ibn La-Ahad

0 Response to "Gadis Desa | Hutan Rimba | Part 9 | Kehancuran"
Post a Comment