Nekat Berujung Sesat | Part 2
Tiba-tiba aku terbangun disebuah ruangan gelap,sempit,dan aku tidak bisa bergerak semua badan ku terasa sangat sakit jika digerakan.
"Aera udah bangun" suara serak yang entah datang dari mana.
"Siapa" ucap ku dengan beribu pertanyaan.
"Ehh kamu tidak tau yah,oh iyah aku juga lupa memperkenal kan diriku hihihi" suara serak yang tertawa sangat menyeram kan.
"Siapa kamu,tunjukan wujud mu" ucapku gemetaran.
"Hihihihihi" suara cekikikan yang melengking terus tergiang ditelinga ku.
"Agrhh berhenti,sakit berhenti" teriak ku kesakitan.
Lalu muncul sesosok perempuan berambut sangat panjang hingga menempel di lantai,badan nya di penuhi darah,luka dimana mana,menyeram kan.
"Aeera si..ni.. Sayang"ucap nya sambil memutar leher nya 180° sampai ke arah ku.
"akh jangan,jangan sentuh aku"teriak ku kepada nya yang semakin dekat ingin memeluk ku
"Akhhh"aku terkejut,tiba-tiba aku berada diruangan ber cat putih bau obat yang menyeruak memuak kan hidung ku.
"Ra kamu udah sadar sayang?" tanya bunda kepada ku yang sedang celingak celinguk.
"Aku dimana bun?" tanyaku ke bingungan
"Kamu dirumah sakit ra,sekarang udah malem kamu udah tidur seharian"
"Tadi rara kenapa bun?"
"Tadi kata nya rara kejedor pohon beringin disekolah yahh akhir nya pingsan" jelas bunda
"Oh"
"Perdanda apa tadi kenapa terus terusan aku dihantui?" batin ku bertannya
Dua hari setelah kejadian itu akhir nya aku pulih total dan kembali kesekolah.
"Raa aku kangen banget sama kamu" ucap bina memelas sambil bergelayut manja di lenganku
"Aelah baru dua hari ditinggal udah begini,apalagi kalau sebulan gak kebayang" canda ku
"Hush jangan ngomong gitu raa"sahut bina
"Yah lagian km nya"
Kita lajun perjalanan dengan cekikikan sepanjang jalan
"Ehh itu siapa?" ucap ku dalam batin
Sesosok perempuan berambut panjang duduk di bangku ujung koridor.
Tanpa sadar aku berjalan mendekati perempuan misterius itu.
Dan saat hanya berjarak beberapa meter hawa dingin tiba-tiba menyeruak,rasanya tubuh ini membeku.
Dan...
Baca Part 3 disini
Pengarang Cerita : Hasna Tri Arfiyanti
Facebook : Hasna Tri Arfiyanti

0 Response to "Nekat Berujung Sesat | Part 2"
Post a Comment