-->

Gadis Desa | Hutan Rimba | Part 6 | Pencurian


Setelah semuanya selesai, Pak Yanto beserta rombongan warga memawa Laura ke kuburan dan langsung menguburkannya, "Maafkan ayah nak," ucap pak Yanto sambil meneteskan air mata saat para penggali kubur mulai menimbuni Laura dengan tanah. Setelah pemakaman selesai mereka pun pulang ke rumah masing-masing.

Malam pun berselang dan ditengah kesunyian malam itu muncul sekumpulan orang membawa cangkul dan peti berukuran besar. Saat sudah berada tepat diatas kuburan yang mereka incar mereka langsung membungkar kuburan itu dan membawa tubuh yang ada didalam kuburan itu dan membawanya pergi.

Setelah cukup jauh berjalan mereka pun sampai disebuah rumah besar ditengah hutan. Mereka pun langsung membawa masuk peti mati itu ke dalam rumah dan membawanya ke ruang bawah tanah dimana disana sudah banyak orang-orang tengah sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing.
"Jadi kalian sudah berhasil membawa barang yang ku pinta itu," ucap seorang laki-laki berbaju putih.

"Iya kami sudah berhasil membawanya, tapi untuk apa mayat ini bukannya mayat ini tidak berguna buat kita?"

"Bodoh, memangnya aku menyuruh kalian mencuri mayat ini tanpa alasan, aku menyuruh kalian mencuri mayat ini sebagai alat uji coba ku,"

"Uji coba?"

"Iya uji coba, aku akan mencoba menghidupkan mayat gadis malang ini dengan parasit yang kita miliki,"

"Untuk apa kau mau menghidupkan gadis ini?"

"Untuk apa, tentu saja untuk membuat si kepala desa sialan itu menderita karena dia sudah berani-beraninya memarahi ku saat itu, aku akan mencoba menghidupkannya dan mencuci otaknya agar bisa ku gunakan sebagai pelayan ku,"

"Terserah kau lah Marselu, yang penting mana bayaran kami,"

"Oh masalah itu, tunggu sebentar," ucap dokter sambil mengeluarkan hpnya dan menulis sms.

Tidak lama kemudian datang beberapa orang yang langsung menembaki para penggali kubur itu sampai sekarat.
"Apa-apa ini, akh!" ucap salah seorang dari mereka sambil menahan rasa sakit.
.
"Jangan khawatir, aku akan memberikan kalian bayaran kalian," ucap dokter sambil mengambil pistol suntikan.

"Apa mau mu!"

"Tenang saja," ucap dokter itu dan langsung menyuntik mereka satu persatu.

"Aaaaaaaaaaaaaaaa," mereka langsung berteriak saat tubuh mereka mulai bermunculan urat-urat dan mata mereka mulai berubah menjadi putih, sehingga akhirnya mereka semua berubah menjadi Hauted tipe 1. Dokter pun langsung menyuruh para hauted itu pergi ke luar dan mereka pun menurut saja dengan perintah dokter itu.

Dokter pun langsung menyuruh anak buahnya untuk membawa mayat Laura itu ke ruang eksperimennya bersama dengan seorang anak kecil yang tidak lain adalah adik dari Laura yaitu Roben, setelah semuanya beres dokter pun memulai eksperimennya dengan dimulai dari Roben dimana ia disuntik dengan sebuah sempel parasit bertipe pengendali kepadanya baru setelah itu kepada Laura dan juga ke beberapa orang yang saat itu dijadikan sebagai bahan eksperimennya.

Setelah semuanya disuntikkan parasit itu banyak yang langsung mati ditempat kerena tubuhnya tidak mampu menahan kekuatan dari parasit pengendali itu dan tubuhnya juga langsung rusak dan berdarah-darah, yang tidak mengalami kerusakan fatal dibagian tubuh hanya Roben, Laura dan Seorang gadis muda yang dimana tubuh mereka mampu menahan kekuatan dari parasit pengendali itu. Setelah melakukan beberapa tes yang bisa dibilang tidak manusiawi kepada mereka ber-3 dokter pun memutuskan untuk memborgol tubuh mereka dengan rantai agar tidak kabur nanti, setelah semuanya beres dokter beserta anak buahnya pergi dari leb eksperimennya untuk beristirahat.

Namun mereka tidak mengetahui bahwa sosok yang sedari awal kejadian kebakaran itu tengah mengawasi Laura dan setelah semuanya benar-benar keluar dari leb sosok itu pun menampakkan dirinya dimana ia terlihat seperti bayangan perempuan yang kemudian berjalan ke arah Laura dan menyentuh wajah Laura yang telah rusak dan tiba-tiba saja sosok itu beruban menjadi seperti cairan hitam yang kemudian masuk ke dalam tubuh Laura...

Baca Part 7 disini

Pengarang Cerita : Altaïr Ibn La-Ahad
Facebook : Altaïr Ibn La-Ahad

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Gadis Desa | Hutan Rimba | Part 6 | Pencurian"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

;